Titik Balik

Ini foto tim IPA CUP (turnamen bulu tangkis),hehe. Ini tidak termasuk masa transisi ku, ini hanya salah satu bagian dari masa lalu dimana aku mengalami titik balik yang luar biasa
Jujur itu tidak hanya dibutuhkan pada orang lain, tapi juga pada diri sendiri agar dapat memahami betapa besar anugrah Allah pada kita. Subhanallah, maha suci Allah. Dia tak pernah berbuat zalim pada kita. Apapun yang Dia berikan, semata-mata karena Kasih-Sayang Nya. Neraka? itu sama sekali bukan bukti kebencian Nya. Itu hanya mekanisme untuk mengarahkan kita, karena Allah, Dia lah yang Maha Mengetahui. Dia sangat tau watak kita yang cenderung lalai, makanya Dia mengingatkan kita dengan menciptakan neraka itu.
Aku bersyukur atas masa lalu ku, memang kelam. Tapi aku yang sekarang adalah buah dari masa lalu.Allah puanya rencana indah pada ku. Seperti bola kasti, semakin kuat kita membantingnya, semakin tinggi dia melambung. Allah memberi ku tekanan yang kuat agar aku bisa melambung ke atas. Aku yang dulu telah sangat berbeda. Karena Allah membukakan pikiran ku tentang kehidupan. Aku tidak bilang aku melewatinya dengan muda. Empat bulan hidup di hutan, kekurangan makanan, jadi bahan pembicaraan orang, salah langkah, harus bangun di kala semua orang terlelap memikul beban yang melebih berat ku, siang harinya harus melawan terik mentari, tak punya nilai tawar. Ya Allah.
Semua itu mengajarkan aku banyak hal. Allah menunjukkan pada ku orang-orang yang memang tulus pada ku dan yang hanya memanfaatkan aku dan keluarga ku. arti sebuah kesempatan menempuh pendidikan. arti sebuah kesempatan mendapatkan pekerjaan, arti kerja keras dalam arti yang sebenarnya, banyak, sangat banyak kesimpulan-kesimpulan hidup yang ku pelajari dari masa lalu yang ku sebut kelam itu, ternyata itu adalah momen titik balik ku.
Maka saat ini aku banyak melihat orang yang ditantang Allah untuk melakukan titik balik dengan ujian-ujian yang terberat untuk ukuran mereka masing-masing. karena memang suatu ujian bisa jadi berat bagi kita, tapi tidak bagi orang lain. Allah Maha Tahu kapasitas kita. Yang kita perlukan hanya kesabaran dalam arti aktif. Sabar disini maksudnya tidak putus asa dari rahmat Allah, tetap melakukan yang terbaik, dan percaya bahwa harapan selalu ada. Kita harus percaya semua orang punya masalahnya sendiri, jangan merasa anda lah yang paling menderita di dunia ini. kadang-kadang kita juga harus punya kemampuan untuk lari dari masalah. tapi bukan lari dari tanggung jawab. misalnya, anda memiliki masalah keluarga, lari lah dari masalah itu, anggap saja tidak ada, agar tidak mempengaruhi studi anda misalnya. karena orang-orang sukses itu justru banyak memiliki masalah, tapi mereka bisa tetap berprestasi. justru, masalah membuat mereka kreatif.
Label: Motivasi

2 Komentar:
Kok ada muka ku???
Haha,,kamu msih ngenali muka mu kah?
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda