Minggu, 12 Juni 2011

Unpredictible

Banyak hal sudah direncanakan untuk beberapa minggu ke depan, tapi mendadak jadi berantakan. Penyebabnya adalah kejadian yang tidak di prediksi sebelumnya. Begitulah takdir memegang peranan mutlak dalam hidup. Tidak terprediksi dan tidak tercegah. Kalau sudah terjadi, ya sudah, sabar dan instropeksi diri saja. Kejadiannya begini, salah seorang teman saya yang juga partner bisnis, meminjam uang utk bisnis pulsa. Sejak awal memang indikasi yg menunjukkan klo bisnis itu penipuan sudah kuat banget. Sampai akhirnya apa yang saya yakini menjadi kenyataan. Bisnis itu memang penipuan. Padahal teman saya sudah terlanjur mentransfer sejumlah uang (10 juta). 4 juta diperoleh dari uang keuntungan dari bisnis kami, 2,5 juta dari uang SPP nya, dan 3,5 juta lagi dari uang tabungan istrinya untuk biaya persalinan. Banyak hal yang kami pelajari.

1. Dengarkan masukan dari orang-orang disekeliling anda jika ingin mengambil keputusan penting.
2. Orang yang sangat yakin, akan sulit menerima masukan orang lain. Meskipun keyakinan nya salah.
3. Sulit sekali memahami apa yang tidak kita alami sendiri. Misalnya, kita akan sulit percaya kalau api itu panas, sampai kita merasakan nya sendiri
4. Apa yang menimpa kita hari ini ada hasil dari perbuatan kita di masa lalu. Maka hati-hati dengan apa yang anda akan lakukan
5. Teman sesungguhnya adalah orang yang ada disamping kita ketika kita dalam keadaan sulit.

Sempat terpikir akan membalas perbuatan orang tersebut dengan menggunakan cara-cara yang tidak baik. Tapi setelah dapat wejangan dari guru kami, niat itu pun kami batalkan untuk selamanya.

" Seekor kerbau atau sapi yang berat nya mencapai 400 kg harganya sekitar 7 juta. Burung yang memiliki suara yang merdu, beratnya hanya setengah, harganya mencapai ratusan juta. Sebuah batu yang jika dicelupkan ke dalam air maka akan mengubah warna air menjadi merah harganya jauh lebih mahal lagi. Tapi, kita sebagai manusia memiliki kemampuan jauh melebihi sapi yang tidak punya akal, jauh melebihi suara merdu burung apa pun, kita juga mampu mengubah warna air menjadi apa saja. Lalu, pantaskan kita menggadaikan diri kita dengan harga berapa pun. Terlebih lagi dengan uang 10 juta?"

kalimat di atas lah yang membuat kami berubah pikiran. Beliau meminta kami instropeksi diri. Karena hukum karma itu memang ada. Orang yang menipu orang lain, tidak akan mati sebelum tertipu oleh orang lain. Tidak perlu repot-repot mendoakan keburukan pada mereka, karena keburukan memang akan menimpa mereka.

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda