UAN, penting atau gak penting
Diantara ujian akhir kelulusan,,ujian akhir kelulusan waktu SMA adalah yang paling menegangkan. Enggak tahu alasan pastinya kenapa, mungkin karena waktu SMA prestasi akademis selalu bagus, jadi akan sangat memalukan jika sampai tidak lulus. Aneh, walaupun sudah intens belajar dan mengerjakan soal-soal latihan masih saja tidak PeDe untuk mnghadapi UAN. Makanya gak heran kalau tiap tahun UAN selalu jadi momok. Dulu tidak pernah terlintas dipikiran saya untuk mengkritisi pendidikan, itu karena saya asik dengan dunia sendiri. Tapi belakangan, sejak mulai menjadi pengajar prifat. Saya menemukan kenyataan bahwa banyak siswa saya yang kesulitan berkonsentrasi (bukan bodoh), sehingga tidak mampu memahami apa yang disampaikan, ada yang kesulitan dengan angka-angka, dan ada yang kesulitan dengan logika, bahkan logika yang sederhana sekalipun. Itu dulu tidak aneh, tetapi sekarang saya sangat memakluminya. Memang tidak bisa dipaksakan. Yang saya pahami, setiap manusia adalah unik. Dan kecerdasan itu tidak selalu identik dengan pelajaran tertentu. Misalnya orang yang bisa mengerjakan berbagai soal matematika sering dianggap pintar, atau orang yang mampu menggunakan bahasa asing juga sering dianggap sebagai orang yang pintar. Padahal pintar itu relatif, pintar dalam suatu mata pelajaran, belum tentu pintar juga dalam pelajaran lainnya. Kalau memang pintar dalam berbagai pelajaran, bagaimana dengan kemampuan olahraga, fisik dan interaksi sosial. Saya belum pernah bertemu dengan orang yang begitu sempurna, memiliki kemampuan olahraga, ber-kesenian, akademis dan religius. Biasanya orang menonjol hanya pada satu atau beberapa bidang, tidak pada semua bidang.Yang sangat disayangkan saat ini, pendidikan kita kurang mengakomodir itu.. Sistem pendidikan saat ini seolah ingin menyamaratakan kemampuan kita. Dan memaksa kita untuk menguasai pelajaran-pelajaran tertentu yang betul-betul tidak bisa kita mengerti. Saya pikir akan lebih baik jika kita bisa memilih pelajaran apa yang kita sukai, dan serius memplejarainya sehingga kita bisa betul-betul menguasainya dalam usia yang masih muda. Kebanyakan kita kanmenjadi ahli pada bidang tertentu di usia yang sudah tidak muda lagi. Karena masa muda kita dihabiskan sebagian besar untuk menekuni apa yang menjadi kelemahan kita.
UAN juga bagi saya adalah sesuatu yang menggelikan. Apa sebenarnya maksud diadakan UAN? Untuk mengetahui kualitas pendidikan sekolah tertentu, jika sudah tahu lantas apa tindak lanjutnya? setahu saya tidak ada? Selain itu bagaimana mungkin kita mengukur kualitas dengan ujian pada mata pelajaran tertentu, kenapa palajaran itu yang dijadikan standar?
Begitu kejadian-kejadian tragis terkait UAN. Ada yang bunuh diri karena tidak lulus, ada sekolah dan guru yang berlaku curang untuk mendongkrak kelulusan, doa bersama di kuburan, pingsan ketika ujian, dan banyak lagi. kalau pun ujian nasional itu ada baiknya, tapi lebih banyak tidak baiknya menurut saya.
Label: Pendidikan

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda