Senin, 07 November 2016

Kalimat-kalimat Bijak

Reminder, untuk jama'ah fasebukiyyah ataupun sosmediyah.
Betapa bangkrutnya kita di akhirat.
Amal pas-pasan, tapi tiap hari nyebarin info yang tidak bisa dijamin akurasinya....
Sdh kah kita cari tau sendiri kebenaran informasi yg beredar di sosmed?
Karena monyet juga bisa kalau hanya menekan tombol "share"

Jika "musibah" menjadikan mu ingat, sesungguhnya itu "nikmat". Jika "nikmat" membuat mu lupa, sesungguhnya itu adalah "musibah"

“Saat Tuhan mencintai hamba-NYA, Ia menampakkan padanya betapa kotor dan buruk harta dunia lalu merendahkan angan-angannya. Namun jika Tuhan meninginkan keburukan untuknya, Ia tumbuhkan rasa cinta dunia di hatinya dan meninggikan angan-angannya.” - Imam Ali AS, Ghurarul Hikam, Jil. 3, Hal. 166.

Jika hal2 sederhana dapat membuat mu bahagia, maka bahagia mu pun menjadi sederhana.

Kita bebas memilih, tapi tidak pernah bisa bebas dari konsekuensi atas pilihan kita

"Setiap orang suci punya masa lalu. Setiap pendosa punya masa depan"

Menjadi baik itu mudah, cukup DIAM maka akan terlihat baik. Yg ssh itu menjadi BERMANFAAT, krn butuh usaha (Anonim)

Yang sdh ditakdirkan jadi milik mu. Sampai kapan pun dan bagaimana pun tdk akan menjadi milik org lain.

Cara mendapatkannya pun semua nya sdh di atur oleh Allah melalui jalan atau proses yg terkesan "kebetulan". Tp percaya lah itu tdk kebetulan.

Segala sesuatu terjadi sesuai dgn waktu yg ditentukan, sesuai dgn keinginan Nya. Bkn sesuai dgn wktu yg kita inginkan dan sesuai dgn keinginan kita.

Jalani hidup yg sdh kita pilih sndri. Jika tidak suka, ubah atau tinggalkn. Jgn salahkan org lain atas penderitaan dari jln hdp yg kita plih sendiri

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda